Review jalan tol layang Japek menggunakan kendaraan LCGC, Nov.2020.
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Assalamualaikum wr wb, apa kabar bro & sist? Semoga dalam keadaan sehat selalu ya....Aamiin.
Jalan tol Jakarta - Cikampek telah diberi tambahan jalan layang agar kendaraan kecil tidak mengalami kemacetan seperti saat melalui jalan tol Japek lama. Jalan tol layang yang telah diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi pada akhir tahun 2019 ini memang sangat membantu mengurangi kemacetan, akan tetapi jalan ini memiliki kekurangan yang sangat mengganggu yakni sambungan jalan (expansion joint) yang tidak rata dengan permukaan jalan sehingga kendaraan akan terguncang saat melalui sambungan tersebut. Apa sih expansion joint dan fungsinya untuk apa? Expansion joint adalah bahan yang dipasang diantara dua bidang lantai beton sebagai pertemuan antara konstruksi jalan yang berfungsi mengakomodir gerakan yang terjadi pada struktur jembatan yang berasal dari beban bergerak, perubahan suhu serta sifat fisik dari pembentuk jembatan.
Tol layang Japek
Di jalan layang ini penulis lihat ada dua jenis expansion joint, satu terbuat dari karet berwarna hitam dan yang lainnya terbuat dari bahan metal. Pada saat kendaaraan melalui expansion joint berbahan karet, kendaraan masih terasa terguncang walau sudah lebih halus dari sebelumnya, tapi masih terasa adanya guncangan pada kendaraan penulis. Pada saat kendaraan melalui expansion joint yang terbuat dari bahan metal, kendaraan tidak mengalami guncangan yang berarti, jauh lebih halus dibanding melalui expansion joint berbahan karet.
Expansion Joint berbahan Metal
Menurut keterangan dari beberapa website terkait expansion joint jenis metal pada jalan tol layang Japek ini adalah expansion joint jenis modular karena terlihat dari bentuk fisiknya yang terdiri dari beberapa batang metal yang tersusun secara paralel. Expansion joint jenis Modular ini dapat mengakomodir pergerakan lebih dari 100 mm.
Karena bentuknya terdiri dari beberapa batang metal dengan kerataan cukup presisi, kendaraan hanya merasakan sedikit sekali guncangan pada saat melewatinya. Menurut informasi yang penulis dapat, expansion joint berbahan metal ini adalah buatan lokal, hasil karya anak negeri kita sendiri alias buatan Indonesia....sungguh hal yang membanggakan.
Penulis berharap pada kementrian PUPR dan pihak lain yang terkait agar jalan layang berikutnya dapat menggunakan expansion joint berbahan metal agar kenyamanan saat berkendara menjadi semakin meningkat.
Untuk lebih jelasnya, silahkan disimak video berikut :
Assalamaualaikum wr wb, apa kabar bro & sist? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat semua...Aamiin. Kali ini kita akan membicarakan modifikasi motor Suzuki Thunder EN 125 milik bro Ridwan Hermawan. Motor ini dibeli oleh bro Ridwan dalam keadaan baru pada tahun 2005. Karena performa motor dirasakan kurang mumpuni, maka dilakukanlah modifikasi yang cukup lumayan ekstrim pada motornya. Mesin standar 125 cc overbore (bore x stroke 57,0 x 48,8 mm) langsung dirubah menjadi 233 cc overstroke ( 66,0 x 68,0). Secara teknis, mesin dengan cc lebih besar tentunya akan mempunyai tenaga yang lebih besar juga. Dengan berubahnya desain mesin overbore menjadi overstroke akan membuat motor lebih agresif di putaran bawah (RPM rendah). Untuk mengimbangi kondisi mesin dengan power yang telah meningkat, maka asupan bensin juga haruslah ditingkatkan. Karburator standar digantikan dengan karburator buatan CPO type PWK 30 dengan klep in 30, out 25 dibantu per klep buatan Jepang (merk...
Assalamualaikum wr wb, apa kabar bro & sist? Semoga dalam keadaan sehat semua ya...Aamiin. Suzuki adalah pabrik produsen mobil & motor yang dimulai pada tahun 1909 dengan pembuatan alat tenun oleh Michio Suzuki di desa kecil Hamamatsu, Shizuoka, Jepang untuk memporduksi katun secara besar besaran. Pada tahun 1952, Suzuki membuat sepeda bermesin. Mesin 36 cc 2 stroke dipasang pada rangka sepeda. Pada tahun 1952, barulah Suzuki memperkenalkan lambang "S" yang kita kenal hingga saat ini. Salah satu produk Suzuki yang akan kita bahas kali ini adalah motor Retro Modern Suzuki TU250X. Suzuki TU250X Putih Mutiara Jangan tertipu dengan bentuknya yang jadul karena dapur pacunya menggunakan mesin 249 cc 4 stroke 1 silinder SOHC dengan pengabut bahan bakar Fuel Injection yang sudah dilengkapi dengan SDTV (Suzuki Dual Throttle Valve) digital. SDTV Fuel Injection Digital System, pada tiap barrel throttle body memiliki 2 valve kupu-kupu. Valve pertama dikontrol oleh putaran gas di...
Assalamualaikum wr wb, apa kabar bro & sist? Semoga semua dalam keadaan sehat...Aamiin Suzuki sebagai produsen motor yang berasal dari Jepang terkenal dengan produknya yang kuat dan terkadang melampaui jamannya. Jauh sebelum Suzuki GSXR150 diluncurkan, pabrikan Suzuki telah menelurkan motor sport yang disebut sebut sebagai motor yang melampaui jamannya adalah Suzuki FXR150. Kenapa melampaui jamannya? Disaat motor lain masih menggunakan speedometer analog, FXR sudah menggunakan speedometer digital, mesin sudah 4stroke DOHC, TSCC berpendingin udara & oli, swing arm model banana, frame twin spar, velg Casting Wheel, rem cakram dikedua rodanya serta kelebihan kelebihan lain yang diusungnya. Suzuki FXR150 Diproduksi dan didistribusikan oleh Lion Suzuki Motor Malaysia sejak tahun 1997 hingga 2003. Mengusung mesin 1 silinder 147 cc 4 stroke DOHC, TSCC (Twin Swirl Combution Chamber) berpendingin udara & oli, rasio kompresi 10.7:1, dipasok bahan bakar oleh karburator Mikuni BS2...
Comments
Post a Comment